The Perfect Birthday

July 5th, 2007 by glory-seventh-chakra

A year ago, I had the most tearfull birthday in my life… When my ‘idol’, my beloved boss said that she’d be leaving for good.  It was like a lightning struck.  But now, I see it as the most memorable birhtday, in a good way.

I’m dwelling in a small town, at the west coast of Aceh, not everyone can imagine what kind of life that I have now.  But believe me I have an extraordinary life.  Full of gratefulness and contentment, even sometimes I think I almost become a better person now.  Anyway, the extraordinary thing also happened yesterday.  While I’m ‘celebrating’ this year’s birthday.  In a way, I’m physically remote from my family and friends but somehow, they all even closer than ever.  I got tons of phone calls, text messages, e-mails, messages and comments in Friendster, and of course direct wishes and hugs… from my father, my sister, my baby nephew and niece, my cousin, my best friends, my bosses, my colleagues, my friends, my long lost friends, my old colleagues, my new friends, even my acquaintances!  It was AMAZING!

The most touching thing happened when my team members [8 males] prepared a surprise party for me, complete with a baby-pink birthday cake!  Can you imagine?  I was dumbstruck… speechless… touched.  Thank God, I wasn’t burst into tears… The first thing that ever happened to me!  In fact, I’m still stunning when I think about yesterday. 

Somehow, it deepen my way of seeing my life now, in this place.  The bonding, the value, the luxury of unluxurious things… those are ‘once in a lifetime’ thing! Precious!  And I thank God for this, alhamdulillah…and I can’t thank God enough…

This year, I have the most amazing birthday, I’ve never been experienced…live from Meulaboh! =D

High Tide @ Meulaboh

May 17th, 2007 by glory-seventh-chakra

Meulaboh has been flooded!

All of the sudden, our field office turned into an emergency status.  Ready to evacuate [or be evacuated!].  Everyone became unexpectedly busy, whether to check the area of work and villages, or check the staffs’ houses that might have been hit by high tide.  We’re still in a cautious state since our office is nearby the beach.

It was not something like Tsunami, but still the fact that water was coming down from the sea, somehow recollected the dark memories of some of the villagers lived by the seashore.  Again, the documented film, showed a true water movement trying to reach the downtown.  Well, Meulaboh’s ground is pretty much flat…so, some people just had to except the water passing through their houses and properties.  Even though, we –the agencies– working here and the government, already done the evacuation. 

Mobile phone lines and landlines for some times back then.  Now, the power supply is still off until… only God knows.  My computer kept shutting down itself due to generator power hardly supported the whole office equipment.  Bottom line: the last thing needed today is complication.

Tentang Eldo

March 15th, 2007 by glory-seventh-chakra

Eldo adalah salah satu ‘kembaranku’ juga [selain Simon] yang sama-sama lahir di Tahun Naga hehehe…[kalalu Simon baca ini, pasti dia akan bilang, "halah...penting ya?"]

Eldo datang ke Meulaboh awal minggu ini…cuma dua hari saja.  Sambil kerja, sekalian pamitan, karena dia akan pindah ke Ambon.  Uhuu…sedih deh…tapi ikut senang buat Eldo karena dia akan kembali ke tanah leluhur hehehehe….

Lucunya, baru detik-detik terakhir kemarin kita sempet ngobrol yang agak jelas [biasanya obrolan kita nggak jelas ya? hihihi], walaupun sambil agak takut ketahuan karena ngobrol… Hahaha, Eldo masih trauma, gara-gara pernah kena semprot bosku saat sedang ngobrol seru di kantor, padahal kita nggak salah kok, sudah nggak jam kerja!  Memang bosku saja yang waktu itu jealous karena nggak diajak ngobrol…hihihi…

Anyway, dari hasil obrolan itu baru ditemukan fakta bahwa sebenarnya Eldo dan aku selama ini sudah sering berbagi taman bermain!  Maksudnya, kita tuh sebenarnya [atau seharusnya?] sudah pernah ‘bertemu’ beberapa kali dan ’saling kenal’ beberapa tahun yang lalu!

Kita sama-sama ‘debutan’ waktu ikut Intervarsity Debating Championship yang pertama di UI.  Bedanya, aku datang dari Bandung, Eldo dari Surabaya.  Sayangnya, tim kami nggak pernah berhadapan, tapi tim Eldo pernah berhadapan dengan tim yang lain dari kampusku.  Kita juga sama-sama ngerasain gimana habisnya dibabat oleh tim UI yang sudah lebih pengalaman.

Lalu, nggak berhenti sampai di situ… Kita juga sama-sama pernah "ketemu" di Java Overland Debate Championship.  Bedanya, Eldo sudah jadi coach bukan lagi debater, dan aku sudah jadi adjudicator

Yang mungkin juga harus masuk hitungan, kita sama-sama pernah ‘beredar’ di bilangan Setiabudi, Jakarta.  Suka makan roti bakar dan indomie di warungnya TOVASS, yang dekat Four Season.  Dan adik kelasnya Eldo, waktu di Ambon, happened to be temanku yang kukenal juga di bilangan Setiabudi itu juga!  Itu belum semua…update terakhir adalah, rupanya Eldo adalah sepupunya Rayo, teman kuliahku, yang sama-sama tinggal di Bogor! What a small world!

Mungkin fakta-fakta itu nggak terlalu penting… tapi buatku itu sungguh menakjubkan.  Betapa selama ini kita mungkin sudah "bertemu" atau "mengenal" seseorang dari dulu, tapi baru sungguh-sungguh kita kenal sekarang.  It’s really amazed me…

It’s a sad thing that I will not be able to see such a nice person like Eldo again, here ini Aceh, but probably, we’ll meet somewhere else later and laugh about all the silly things that ever happened back here…

The best of luck for you, Bro!

Back to Blog!

March 13th, 2007 by glory-seventh-chakra

Finally!

Back to blog… it has been AGES since the last time I can get through to this page again!  Either I’m the one who has no time to write down the ‘on-going-ups-and-downs’ or the technology that did not support me to…meaning, BAD internet CONNECTION =p

Time is passing, and s**** happen all the time!  But that’s life…the so-called "optimist" says.  And it’s true… I just have to deal with it.  No turning back, no alternative passage, no soothing treatment, no pampering consolation… but that’s FINE.  Life is a battle but it’s also a choice, whether we’re going to fight under the rainbow or just lay back under the thunder-lightning storm. 

I’m just blabbering now… that’s the thing I need now, a release treatment for my self.  So then, I’ll be ready to focus and get on with my life, in the next second.

And yes, sometimes, life is ABSURD…but as long as we believe in GOD, everything is CLEAR and BEAUTIFUL!

DuNiA LaIn

January 16th, 2007 by glory-seventh-chakra

Mungkinkah aku perlu dunia lain, bukan dunia di dimensi lain yang penuh dengan aura horor dan susasana mencekam, tapi dunia yang bisa membuatku merasa punya sesuatu yang lain.  Aneh?  Entahlah, belakangan ini duniaku seperti berhenti berputar, padahal dunia yang sesungguhnya sangatlah cepat berputar… Sekarang sudah 2007!  Sebenarnya, tidak perlu aku diingatkan lagi akan hal itu, hanya saja, memasuki 2007 seolah duniaku berhenti sesaat, atau tersendat… jika memang masih berputar.

Buku, film, tv, bahkan game di ponsel tidak cukup bisa membuat aku lupa akan sesuatu yang aku rasakan hilang saat ini.  Tapi apa? Teman, teman curhat, teman baru?  Mereka semua selalu bermunculan di sekelilingku, tapi tidak juga membuatku nyaman dengan apa yang kurasakan saat ini. 

Ada sesuatu yang salah, ada sesuatu yang tidak biasa, ada sesuatu yang membuatku restless di duniaku saat ini.  Ada apa denganku?  Ini bukan aku… aku kenal diriku, dan aku tidak begini. Semua sama, semua ada, semua seperti biasanya, seperti dunia yang aku kenal.  Tapi, aku tidak kenal dunia ini… aku berhenti, atau duniaku yang berhenti?  Apakah aku perlu mencari tahu, di mana aku sekarang?  Atau aku perlu mencari dunia lain untukku, yang mungkin ada di luar sana? 

Jika aku kehilangan, aku tidak tahu, aku kehilangan apa…

Jika aku memperoleh sesuatu, aku tidak tahu, aku memperoleh apa…

Jika aku menginginkan, aku tidak tahu, aku menginginkan apa…

Kakak Fit Pergi…

January 15th, 2007 by glory-seventh-chakra

19072006262_18Aku tidak merasa akan cukup kehilangan seorang teman yang selalu kusapa Kakak Fit…ternyata aku salah, kantor ini rasanya kosong setelah dia pergi…

Cuma aku yang panggil dia Kakak Fit, selain dia lebih tua dari aku [hehehe], dia juga lebih galak, dan lebih dulu ada di tempat ini. Sebagai orang finance, otomatislah kalau dia cukup cerewet dengan prosedur yang menyangkut uang-uang lembaga, termasuk benefit juga gaji…

Waktu pertama datang di tempat ini, dia memperkenalkan diri dengan sangat serius dan ‘finance abis’ deh…ngeri pokoknya, deket-deket dia…mana ruangannya di sebelah ruanganku pula… Pokoknya, nggak nyari perkara deh…takuuuutt… Nggak berapa lama, dia mulai suka dateng membawa rombongan temen-temen yang sudah lebih lama di sini, ke guest house tempat aku tinggal sementara dulu, mulailah kita masak-masak, naik sepeda bareng sampe berceloteh tentang latar belakang. 

Ternyata, eh ternyata, Kakak Fit dulunya satu habitat sama aku, alias kerja di daerah Sudirman [sekitar Pelangi]…mulai deh, nostalgila urusan jajanan, siomay-lah, bubur-lah, bakso malang KC-lah… aduh serasa punya temen senasib sepenanggungan deh!  Gara-gara Kakak Fit juga, yang ternyata bocor berat!, aku nggak lagi terlalu kangen sama Jakarta… Bayangin aja, kalo orang segila dia bisa bertahan, kenapa aku nggak bisa???? hehehehe… itu pikiranku dulu…

Soal cerewet, jangan ditanya, ngambekan pula…tapi Kakak Fit adalah orang yang sangat care dan baik.  Kalau aku sakit, uuuhhh, bisa jual buah deh aku, saking banyaknya buah-buahan yang dia bawa!

Soal sama, mungkin kita nggak sama persis, tapi yang jelas aku merasa punya teman yang berbicara bahasa yang sama denganku, yang seringkali bisa dijadiin tempat curhat, terutama kalau lagi jengkel soal cowok…dia adalah orang yang tepat.

Kemarin, Kakak Fit pergi…pindah dari sini, pertama untuk menikah [akhirnya... I'm happy for him!] dan kemudian pindah kerja ke Banda Aceh.  Masih di Aceh sih, tapi tetap bukan di sini… Aku pikir, aku akan santai-santai aja dengan kepergiannya, tapi ternyata nggak… aku nangis…ada yang hilang dari kehidupanku di tempat ini…

Kakak Fit pergi…tapi itu memang harus terjadi.

d.u.l.l.n.e.s.s

January 10th, 2007 by glory-seventh-chakra

Dull.

Sadly, it is the feeling of everything I am consuming now…

The air I am breathing in, the looks I am facing into, the voice I am listening to…

I am lost, no longer here.

I am not solid enough to bump into anything.

Instead, I am passing through everything.

An automaton.

Clueless.

Exhausted.

Ill

will.

Passionless.

Anti climax.

I am alive, am not I?

I am sobbing.

Tears are trickling down my cheeks.

Yes, I am alive.

So, where is the green, blue, and burgundy going?

It’s only washout grey remaining.

Somber and murky.

Another tear is dropping.

The dullness is repeating.

Is it going to end?

3 Lelaki

December 20th, 2006 by glory-seventh-chakra

Lelaki yang menyayangiku, tidak berani berbicara bahwa dia menyayangiku.

Lelaki yang berani berbicara bahwa dia menyayangiku, ternyata bukan seorang pemberani.

Lelaki yang kusayangi, berbicara bahwa dia tidak tahu apakah dia berani menyayangi.

Christian Bautista

December 15th, 2006 by glory-seventh-chakra

Entah virus apa yang menjangkitiku… sudah seminggu lebih, aku stuck dengan lagu-lagunya Christian Bautista.  Di kantor, aku memutar MP3 album pertama Christian Bautista, sampai mellow sendiri…huek!  Yang lebih parah, di rumah… isi walkman itu berminggu-minggu hanya kasetnya Christian Bautista yang album kedua "Completely".  Nggak pagi, nggak malam… hhhh, kalau disuruh nyanyi live, dia pasti sudah mati!

Sebenarnya, kaset yang album kedua ini sudah aku beli sejak awal tahun, sejak bulan-bulan pertama aku tinggal di Meulaboh, tapi entah mengapa, baru minggu-minggu belakangan ini aku seperti keranjingan lagu-lagunya… Pernah suatu malam, aku kaget karena tiba-tiba di walkman-ku terdengar suara penyanyi yang seperti Frank Sinatra… Lho, siapa nih?  Kayaknya, aku nggak punya deh kaset Frank Sinatra????  Ternyata setelah diresapi, lagunya terdengar familiar… ternyata lagi, walkman-ku hampir habis baterainya… jadi suara Christian terdengar sember deh…hehehehehe…

Seriously, cara dia menyanyi dan apa yang dinyanyikannya seolah mewakili apa yang aku rasakan lately… Padahal, sebenarnya tidak terlalu relevan dan tidak ada alasan yang kuat untuk merasa terwakili lewat lagu-lagunya… Jadi, ada apa dengan Christian Bautista? Eh, maksudnya, ada apa denganku???

My Sister and Brothers…

December 12th, 2006 by glory-seventh-chakra

The_trainers Pernah mengalami sepuluh hari "bergaul" intensif dengan teman-teman kerja???  Mungkin banyak yang pernah…tapi buatku, ini baru yang pertama kali.  Sepuluh hari berkumpul dari pagi sampai hampir tengah malam dengan orang-orang yang itu-itu lagi!!!

Awalnya, program kami di Aceh akan membuat pemantapan strategi untuk pengembangan dan penggerakan masyarakat…bahasa Jawanya, Community Mobilization.  Untuk melakukannya dengan efektif dan efisien, dikumpulkanlah para leaders dan senior advisors untuk di-training untuk menjadi trainer [Training of Trainer].  Yang memberikan training ini adalah konsultan kami yang memang sudah menggodok program ini sejak awal.  Celakanya, ToT ini hanya 2 hari saja, dan dilakukan di Banda Aceh.  Selanjutnya, kamilah yang jadi para trainer untuk teman-teman dan team lainnya di Meulaboh.  Jadilah kami berlima, Susi, Raja, Simon, Juni, dan Darman eh, plus aku.  Sayangnya, Darman tidak lagi bisa bergabung dengan tim ini karena telah selesai tugasnya di MC Meulaboh.

Jangan ditanya betapa padatnya persiapan kami.  ToT ini berlangsung dua hari dari jam 8.30 sampai jam 18.00, makan siang disediakan di kantor agar kami tidak berpencar.  Hari Sabtu pagi tanggal 2 Desember 2006, kami kembali ke Meulaboh dengan salah satu konsultan kami, dan langsung bekerja untuk mempersiapkan training di Meulaboh sampai jam 8 malam!  Besok harinya [Minggu tuh!], kami juga praktek beberapa session training sampai jam 8 malam.  Sejak Senin, 4 Desember sampai 8 Desember 2006, kami selalu bersama-sama…sejak jam 8 pagi untuk persiapan training, sampai jam 10-11 malam untuk evaluasi serta persiapan training esok harinya… Sampai rumah bisa tidur?  Jangan harap, karena masih harus mengetik session plan dengan rapi untuk esok harinya… begitu setiap hari. 

Persiapan pagi bareng, evaluasi tengah hari bareng, makan siang, bareng, ke lapangan bareng, magrib bareng, makan malem bareng, evaluasi malam bareng, persiapan materi bareng… untungnya nggak harus tidur bareng…hihihihi…. Serunya, kami jadi makin mengenal teman satu team kami ini satu sama lainnya, sudah kayak saudara sendiri, nggak ada jaim-jaim-nya, nggak ada sakit hati, nggak peduli muka lecek…semuanya menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.  Aku seperti punya saudara-saudara baru di sini… saudara-saudara yang punya visi yang sama, punya semangat yang luar biasa untuk maju, dan punya daya juang yang luar biasa!

*SUSI*

Kakak tertua ini sebenarnya adalah teman serumahku.  Setelah kerja bareng intensif selama sepuluh hari, aku baru menyadari beberapa hal yang luar biasa pada dirinya.  Semangatnya!  Seperti baterai yang nggak habis… Tapi ada yang bikin pusing…kalo dia sudah terlalu banyak mendengar penjelasan dalam bahasa Inggris, pikirannya pasti jadi ngelantur, dan perlu tenaga ekstra untuk menjelaskan semuanya dari awal lagi…hihihi… Walaupun suka childish, dia sangat besar hati dan nggak pernah tersinggung…hebat deh…makanya dia yang paling sering dimarahin sama konsultan kami…hihihihi….

*RAJA*

Kakak kedua ini sangat jenaka dan humble… dia sangat jujur tentang segala keterbatasannya.  Ngakunya nggak bisa bahasa Inggris, padahal kalau sudah bicara, dia sangat runut dan mudah dipahami.  Lucunya, dia sering sekali kehilangan jejak, alias berada pada "Blank Box"… Yang bikin kita nggak bisa marah adalah, dia akan mengaku saat dia perlu "pertolongan"…dan kalau sudah di atas jam 8 malam, bapak satu anak ini akan memerah matanya, seperti mata ikan busuk! Hehehehe…memang itu julukannya: Mata Ikan Busuk…

*SIMON*

Dia seperti saudara kembarku, karena kami lahir di tahun yang sama.  Sepintas seperti orang yang serius, tapi jangan salah, kelakuannya kadang ‘immature’.  Dia suka banget memberikan komentar [bisik-bisik] kocak saat semua sedang serius…rusak deh…rusak!  Kadang seperti punya dunia sendiri dan dia memang punya gaya sendiri.  Aku dan Susi menjulukinya "Gaya Ulat"…hehehe…suka kayak ulet keket!  Aku banyak belajar dari Simon, terutama soal monitoring dan evaluasi program, he’s really good at it! Tidak terlalu ambil pusing soal perasaan, dan sangat supportive untuk teman-temannya.

*JUNI*

Yang termuda dari kami semua, tapi pembawaannya dewasa dan bijaksana.  Punya banyak ide cemerlang tapi suka panik kalau rencana yang sudah disusun berubah drastis… Pernah frustrasi berat pada salah satu sesi training di lapangan dan akibatnya dia nggak bisa tertawa, sampai malam!  Paling sering ingin cepat pulang… soalnya istrinya sedang hamil tua hehehe….

Aku?  Teman-temanku alhamdulillah bisa menerimaku apa adanya, dengan kelebihanku yang cepat menangkap instruksi dalam bahasa Inggris dan aku yang selalu ON saat sesi persiapan di malam hari, tapi mereka juga selalu mengingatkanku saat aku menyampaikan materi terlalu cepat atau bertindak cepat karena mulai tidak sabar… Benar-benar seperti keluarga sendiri… sekarang hobi kami, saling curhat hehehe… mulai masalah pekerjaan dan strategi program [ciee...] sampai masalah konyol yang nggak penting. 

Buatku sendiri, aku bersyukur bisa mengenal teman-teman satu timku ini…karena aku banyak sekali belajar dari mereka.  Tanpa mereka, aku bukan siapa-siapa…